Hari Raya Idul Adha 1447 H di Masjid Al-Muhajirin: Qurban, Cinta & Kepedulian Sosial
Rabu, 27 Mei 2026
Masjid
Al-Muhajirin Tarai Bangun kembali menggelar pelaksanaan Shalat Hari
Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M dengan penuh khidmat dan kebersamaan.
Sejak Rabu pagi (27/05/2026) kami jamaah mulai memadati masjid untuk
melaksanakan Shalat Idul Adha dan mendengarkan khutbah yang disampaikan
oleh Ustadz Sarwan Kelana, S.Ud.
Dalam khutbahnya yang bertema “Qurban, Cinta & Kepedulian Sosial”, beliau menyampaikan bahwa ibadah qurban bukan hanya sekadar menyembelih hewan, tetapi juga bentuk nyata ketaatan, keikhlasan, dan kepedulian kepada sesama manusia.
Suasana Idul Adha di Masjid Al-Muhajirin terasa hangat dan penuh kebersamaan. Jamaah datang dari berbagai kalangan masyarakat untuk bersama-sama merayakan hari besar umat Islam ini. Momentum Idul Adha menjadi pengingat penting tentang nilai pengorbanan yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Dalam kajiannya, khatib menjelaskan bahwa cinta kepada Allah Ta’ala harus dibuktikan melalui ketaatan dan pengorbanan. Nabi Ibrahim AS memberikan teladan luar biasa ketika beliau rela menjalankan perintah Allah Ta’ala dengan penuh keikhlasan. Dari kisah tersebut, umat Islam diajarkan untuk mengutamakan Allah Ta’ala di atas segala sesuatu.
Selain itu, tema kepedulian sosial juga menjadi pesan utama dalam khutbah Idul Adha tahun ini. Melalui ibadah qurban, umat Islam diajak untuk berbagi rezeki dan kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan. Daging qurban bukan hanya makanan, tetapi juga simbol persaudaraan, kebersamaan, dan kasih sayang antar sesama.
“Qurban mengajarkan kita untuk tidak hidup sendiri. Ada hak orang lain dalam rezeki yang Allah Ta’ala titipkan kepada kita,” pesan khatib dalam khutbahnya.
Beliau juga mengingatkan bahwa Idul Adha bukan hanya perayaan tahunan, melainkan momentum untuk memperbaiki diri, menghilangkan sifat egois, serta memperkuat rasa empati terhadap lingkungan sekitar. Semangat berbagi dan membantu sesama menjadi bagian penting dalam kehidupan seorang muslim.
Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha di Masjid Al-Muhajirin tahun ini berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekeluargaan. Jamaah berharap nilai-nilai qurban dan kepedulian sosial dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Di akhir kajian, jamaah juga diingatkan tentang pentingnya menjaga shalat berjamaah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Ta’ala. Setiap kali mendengar adzan berkumandang, hendaknya kaum muslimin segera memenuhi panggilan Allah Ta’ala dengan melangkahkan kaki menuju masjid untuk melaksanakan shalat berjamaah.
Shalat berjamaah bukan hanya mempererat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga menjadi tanda kecintaan seorang hamba kepada Allah Ta’ala. Masjid adalah tempat terbaik untuk memperkuat iman, menuntut ilmu, dan memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik.
Semoga Hari Raya Idul Adha 1447 H membawa keberkahan bagi seluruh umat Islam dan menjadikan kita pribadi yang lebih ikhlas, peduli, serta semakin dekat kepada Allah Ta’ala.
Gallery foto:



